Label

Sabtu, 10 Oktober 2020

SOAL KUIS BIMTEK GURU PEMBELAJAR

 


SOAL DAN JAWABAN KUIS BIMTEK GURU PEMBELAJAR

By

SRI WARDHANIH, S.Pd.M.Pd.

sriwardhanih@gmail.com

 

 

KUIS KONSEP PJJ – BIMTEK TAHAP 1 TOPIK 1 – 6


1.    Prinsip pembelajaran jarak jauh yang utama harus dipahami oleh guru ialah …

a.       Memberikan tugas sesuai target capaian kurikulum

b.       PJJ dilakukan melalui penggunaan teknologi sebagai sumber utama

c.        Memberikan pengalaman bellajar yang bermakna bagi siswa

d.       Menyamaratakan kondisi, minat dan fasilitas belajar siswa

2.  Diantara tujuan pembelajaran jarak jauh berikut, yang berkaitan langsung dengan proses belajar siswa ialah:

a.       Mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan

b.       Memastikan pemenuhan hak belajar siswa dalam situasi darurat Covid-19

c.        Melindungi  warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19

d.       Memastikan pemenuhan dukungan psikososial guru, siswa dan orang tua

3.    Covid-19 berdampak siswa belajar di rumah melalui pembelajaran jarak jauh. Menurut Anda, bagaimana memilih pendekatan pembelajaran jarak jauh yang efektif?

a.       Dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online

b.       Dilakukan secara luring (luar jaringan) atau offline

c.        Kombinasi antara daring dan luring

d.       Disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas belajar siswa

4.   Pembelajaran jarak jauh tidak selalu dilakukan secara daring (dalam jaringan), tetapi dapat dilakukan melalui luring (luar jaringan). Apa saja yang termasuk media belajar secara luring?

a.     Video pembelajaran

b.    Buku sekolah elektronik

c.     Program belajar melalui televisi

d.    Grup Whatsapp

5.    Pembelajaran jarak jauh yang bermakna dapat dirancang melalui strategi 5M. Berikut ini yang bukan termasuk strategi 5M ialah:

a.       Memahami konsep

b.       Merancang RPP

c.        Membangun keberlanjutan

d.       Memilih tantangan

6.    Guru Abdi mengajar di daerah pelosok Indonesia. Keterbatasan mengakses internet menjadi tantangan melaksanakan PJJ. Alhasil, Guru Abdi mengumpulkan informasi terlebih dulu terkait profil serta membangun kesepakatan bersama orang tua. Melalui hasil kesepakatan tersebut, penyampaian materi dilakukan melalui bahan ajar cetak sehingga siswa dan orang tua tidak terbebani dengan akses internet. Berdasarkan cerita dari Guru Abdi, apa strategi 5M yang telah diterapkan?

a.     Memanusiakan hubungan

b.    Memilih tantangan

c.     Memahami konsep

d.    Memberdayakan konteks

7.      Masih dari cerita Guru Abdi, selain menggunakan bahan ajar cetak, Guru Abdi merancang kegiatan belajar yang bisa mencakup lebih dari satu pelajaran. Apa strategi 5M yang dilakukan?

a.     Memanusiakan hubungan

b.    Memahami konsep

c.     Membangun keberlanjutan

d.    Memberdayakan konteks

8.      Menurut Anda, bagaimana menerapkan strategi 5M membangun keberlanjutan?

a.     Memberi umpan balik dari refleksi pada setiap penugasan yang diberikan

b.    Menyediakan pilihan jam belajar siswa

c.     Memetakan profil siswa dan orang tua

d.    Membangun kesepakatan dengan orang tua

9.      Pembelajaran berbasis kompetensi terlihat dari …..

a.       Berbagai kebutuhan siswa yang terfasilitasi dengan berbagai strategi pembelajaran

b.       Berbagai materi yang bervariasi dan cukup luas cakupannya untuk dipelajari

c.        Berbagai produk hasil akhir terlihat sebagai bukti tugas akhir yang sesuai materi

d.       Meningkatkan capaian nilai KKM kelas dan sekolah selama satu tahun ajaran

10.  Pembelajaran jarak jauh membuat guru, siswa dan orang tua untuk saling terlibat. Tantangan yang dikeluhkan orang tua merasa terbebani dengan tugas yang diberikan guru. Sebagai solusi, strategi 5M memanusiakan hubungan dapat  menjawab tantangan tersebut. Apa saja yang bisa menjadi topik diskusi antara guru dan orang tua dalam strategi memanusiakan hubungan?

a.         Cara belajar anak

b.         Pekerjaan orang tua dan waktu mendampingi belajar anak

c.          Kebiasaan anak di rumah

d.         Semua jawaban benar

11.    Dengan penerapan kurikulum pada kondisi khusus diharapkan ….

a.         Guru dan siswa mampu mencapai kompetensi yang telah ditetapkan setahun dengan cakupan yang telah ditentukan

b.         Guru dan siswa dibebaskan dari berbagai beban kurikulum dan kompetensi yang tidak realistis

c.          Guru dan siswa dapat melewati masa darurat pandemi Covid – 19 dengan kompetensi minimal saja

d.         Guru dan siswa dapat berfokus pada kompetensi esensial yang diperlukan untuk kelanjutan pembelajaran

12.  Yang bukan termasuk pilihan pelaksanaan kurikulum pembelajaran dalam keputusan Mendikbud tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan  dalam Kondisi Khusus adalah …..

a.       Tetap mengacu pada kurikulum nasional

b.       Menggunakan kurikulum darurat

c.        Membebaskan sekolah dari segala bentuk kurikulum

d.       Melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri

13.  Prinsip pembelajaran jarak jauh berikut ini merupakan landasan yang terkait dengan pemberlakuaan kurikulum pada kondisi khusus ….

a.       Siswa senang menjalani pembelajaran masa pandemi

b.       Siswa tetap belajar meskipun di tengah pandemi

c.        Menerapkan pembelajaran untuk kecakapan hidup

d.       Menerapkan penguasaan cakupan materi yang lebih luas

14.  Tujuan pembelajaran jarak jauh berikut ini merupakan landasan yang terkait dengan pemberlakuan kurikulum pada kondisi khusus ….

a.       Tercapainya seluruh target kurikulum selama satu tahun

b.       Pemenuhan dukungan psikososial bagi guru, siswa dan orang tua

c.        Segera berakhirnya pandemi untuk pembelajaran normal

d.       Peningkatan penguasaan materi siswa selama masa pandemi

15.   Selain strategi memanusiakan hubungan, pelibatan orang tua dalam pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan melalui strategi memilih tantangan. Bagaimana guru dapat melibatkan orang tua untuk menerapkan strategi memilih tantangan?

a.       Berdiskusi tentang tujuan pembelajaran

b.       Menyususn jadwal belajar bersama anak

c.        Bertanya tantangan atau kesulitan belajar yang dihadapi anak

d.       Menjadi narasumber untuk topik belajar yang relevan

16.  Tujuan Pembelajaran Jarak Jauh berikut ini merupakan landasan yang terkait dengan pemberlakuan kurikulum pada kondisi khusus…

a.       Tercapainya seluruh target kurikulum selama satu tahun

b.       Pemenuhan dukungan psikososial bagi guru, siswa dan orang tua

c.        Segera berakhirnya pandemi untuk pembelajaran normal

d.       Peningkatan penguasaan materi siswa selama masa pandemi

17.  Prinsip Pembelajaran Jarak Jauh berikut ini merupakan landasan yang terkait dengan pemberlakuan kurikulum pada kondisi khusus…

a.       Siswa senang menjalani pembelajaran masa pandemi

b.       Siswa tetap belajar meskipun di tengah pandemi

c.        Menerapkan pembelajaran untuk kecakapan hidup

d.       Menerapkan penguasaan cakupan materi yang lebih luas

18.  Yang bukan termasuk pilihan pelaksanaan kurikulum pembelajaran dalam keputusan Mendikbud tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus, adalah …

a.       Tetap mengacu pada Kurikulum Nasional

b.       Menggunakan kurikulum darurat

c.        Membebaskan sekolah dari segala bentuk kurikulum

d.       Melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri

19.  Kurikulum pada kondisi khusus merupakan …

a.         Penyederhanaan dari kurikulum nasional

b.         Kurikulum yang baru untuk masa pandemi

c.          Gabungan kurikulum nasional dengan kurikulum yang dibutuhkan

d.         Penjabaran dari kurikulum nasional yang dirasa perlu diberikan

20.  Dengan penerapan kurikulum pada kondisi khusus diharapkan…

a.    Guru dan siswa mampu mencapai kompetensi yang telah ditetapkan setahun dengan cakupan yang telah ditentukan

b.  Guru dan siswa dibebaskan dari berbagai beban kurikulum dan kompetensi yang tidak realistis

c.    Guru dan siswa dapat melewati masa darurat pandemi Covid-19 dengan kompetensi minimal saja

d.     Guru dan siswa dapat berfokus pada kompetensi esensial yang diperlukan untuk kelanjutan pembelajaran

21.  Hal manakah yang dapat membuktikan penguasaan kompetensi siswa?

a.       Kemampuan untuk membuat produk sesuai contoh

b.       Kemampuan untuk memecahkan masalah terkait kehidupan

c.        Kemampuan berfikir kritis dengan menjawab soal analisis

d.       Kemampuan untuk mendapatkan nilai diatas KKM

22.  Pembelajaran berbasis kompetensi terlihat dari …

a.     Berbagai kebutuhan siswa yang terfasilitasi dengan berbagai strategi pembelajaran

b.       Berbagai materi yang bervariasi dan cukup luas cakupannya untuk dipelajari

c.        Berbagai produk hasil akhir terlihat sebagai bukti tugas akhir yang sesuai materi

23.  Berikut ini yang bukan merupakan tiga kategori asesmen dalam pembelajaran ialah …

a.       Asesmen untuk proses belajar

b.       Asesmen terhadap proses belajar

c.        Asesmen dalam proses belajar

d.       Asesmen sebagai proses belajar

24.  Miskonsepsi asesmen pembelajaran yang sering terjadi adalah ….

a.       Asesmen dilakukan diakhir materi pembelajaran berupa tes tertulis

b.       Asesmen dilakukan untuk mengukur pemahaman terhadap proses belajar

c.        Asesmen dilakukan untuk meberi umpan balik dan tindak lanjut hasil belajar

d.       Asesmen dilakukan dengan melibatkan siswa dalam pelaksanaannya

25.    Tujuan asesmen terhadap proses belajar ialah …

a.     Mengumpulkan informasi untuk umpan balik dan tindak lanjut proses belajar

b.     Menilai hasil belajar

c.     Monitoring dan refleksi proses belajar siswa

d.    Mendiagnosis kesulitan belajar siswa

26.  Selama proses pembelajaran, Guru Rahmi selalu memberi umpan balik untuk mengumpulkan informasi sejauh mana pemahaman siswa menguasai materi yang disampaikan. Dalam hal ini, Guru Rahmi telah menerapkan salah satu dari kategori asesmen ….

a.       Asesmen untuk proses belajar

b.       Asesmen terhadap proses belajar

c.        Asesmen dalam proses belajar

d.       Asesmen sebagai proses belajar

27.  Berikut ini merupakan tujuan merancang asesmen diagnosis berkala yaitu ….

a.       Menilai hasil belajar

b.       Melibatkan orang tua dalam proses belajar anak

c.        Memfasilitasi sarana dan fasilitas pendukung pembelajaran

d.       Memetakan kemampuan belajar siswa

28.  Menurut anda , kapan waktu yang tepat untuk melakukan asesmen diagnosis berkala ?

a.       Diawal saat hendak mulai materi pembelajaran

b.       Di akhuir saat hendak mengakhiri topik/materi pembelajaran

c.        Saat melaksanakan pembelajaran

d.       Dilaksanakan secara rutin pada awal/akhir /waktu lain saat proses pemeblajaran

29.  Asesmen diagnosis berkala termasuk ke dalam asesmen ….

a.     Asesmen sumatif

b.     Asesmen formatif

c.     Asesmen terhadap proses belajar

d.    Asesmen dalam proses belajar

30.  Berikut ini merupakan keterkaitan antara asesmen diagnosis berkala dengan asesmen formatif kecuali ….

a.       Orientasi pada proses belajar siswa

b.       Dilakuakn secara berkala saat pembelajaran berlangsung

c.        Mengukur hasil belajar siswa

d.       Memberi umpan balik dan tindak lanjut hasil diagnosis

31.  Asesmen diagnosis berkala dilakukan melalui tiga tahap mencakup persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut. Apa saja yang dilakukan ?

a.         Menyusun 10 soal sederhana

b.         Memberikan asesmen secara tatap muka atau belajar dari rumah

c.          Mengolah hasil asesmen

d.         Melakukan asesmen

32.   Apa harapan anda saat melakukan ketiga tahap asesmen diagnosis berkala ?

a.       Menyesuaikan pembelajaran dikelas dengan rata – rata kemampuan siswa

b.       Mengukur pencapaian hasil belajar

c.        Mengembangkan potensi dan minat siswa

d.       Melibatkan orang tua dalam asesmen

33.  Tujuan dari dilakukannya asesmen diagnosis awal pembelajaran adalah…

a.       Memonitor kegiatan belajar siswa selama masa pandemi

b.      Memonitor perkembangan non kognitif dan kognitif siswa untuk memenuhi target capaian belajar

c.       Memonitor keterlibatan orang tua selama pembelajaran jarak jauh

d.        Memonitor perkembangan emosi dan psikologis siswa

34.  Berikut ini adalah siklus asesmen di awal pembelajaran…

a.       Evaluasi – Asesmen kognitif – Asesmen non kognitif – Tindak lanjut

b.       Asesmen kognitif – Evaluasi – Tindak Lanjut – Asesmen non kognitif

c.        Evaluasi dan tindak lanjut – Asesmen kognitif – Asesmen non kognitif

d.       Asesmen non kognitif-Asesmen kognitif – Tindak Lanjut dan Evaluasi

35.  Dalam melakukan persiapan diagnosis awal non kognitif, anda dapat memberikan pertanyaan kunci seperti…

a.       Apa yang kamu lakukan apabila tidak mengikuti sesi kelas online?

b.       Apa saja kegiatan yang kamu lakukan selama belajar dari rumah ?

c.        Apa orang tuamu lakukan untuk membantumu ketika belajar dari rumah?

d.       Apa tugas yang paling sulit dikerjakan selama belajar dari rumah?

36.  Guru Tya telah melakukan asesmen diagnosis kognitif dan non kognitif awal, Adit seorang siswanya memiliki nilai skor yang tinggi pada asesmen kognitifnya namun pada asesmen non kognitif Adit mengatakan bahwa dirinya tidak menyukai kegiatan pembelajaran jarak jauh yang gurunya berikan. Dari cerita diatas tindak lanjut yang dapat Guru Tya lakukan adalah…

a.       Membentuk kelompok belajar bagi siswanya untuk mendukung pembelajaran jarak jauh

b.       Membuat aktivitas belajar yang kreatif

c.        Melakukan diskusi dengan Adit dan orang tuanya, terkait kendala yang dihadapi Adit

d.       Memberikan pilihan aktivitas pembelajaran jarak jauh yang ingin dilakukan Adit

37.    Dalam praktik pembelajaran jarak jauh, guru perlu menguasai pengetahuan Pedagogi, pengetahuan konten, dan pengetahuan teknologi. Pengetahuan pedagogi merupakan …

a.       Pengetahuan mengenai mata pelajaran yang akan dipelajari

b.       Pengetahuan mengenai standar teknologi yang digunakan

c.        Pengetahuan mengenai konsep penting yang dipelajari

d.       Pengetahuan mengenai proses atau metode pembelajaran

38.  Mengintegrasikan pengetahuan teknologi pada pengetahuan pedagogi dan pengetahuan konten menghasilkan pengetahuan konten pedagogi teknologi dimana …

a.       Teknologi melibatkan cara pedagogis untuk mengajarkan konten

b.       teknologi merupakan cara yang tepat guna mendukung pembelajaran

c.        teknologi merupakan salah satu konten penting yang perlu dipelajari

d.       teknologi menjadi pengetahuan utama yang perlu dikuasai guru

39.    Pengalaman pembelajaran manakah yang memungkinkan siswa untuk mengingat lebih banyak?

a.         Mendengar ceramah

b.         Menonton video

c.          Melihat pameran

d.         Melakukan simulasi

40.  Aktivitas yang dilakukan siswa berikut ini, yang masih digolongkan sebagai pembelajaran yang pasif adalah …

a.       Mengevaluasi

b.       Menjelaskan

c.        Menciptakan

d.       Menganalisis

41.  Piramida pengalaman belajar Dale membantu guru untuk menghubungkan tujuan pembelajaran dengan ….

a.     Metode dan pilihan media pembelajaran

b.    Kebutuhan pembelajaran siswa

c.     Konten yang akan dipelajari siswa

d.    Target pencapaian akhir pembelajaran

42.  Siswa kelas 1 lebih bersemangat untuk belajar Bahasa Indonesia karena hari ini Guru Ima mengajak mereka untuk membuat komik tentang keluarga. Hal ini menunjukan manfaat media untuk …

a.       Menyampaikan pesan lebih jelas

b.       Mengubah pengalaman abstrak menjadi konkrit

c.        Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu

d.       Mendorong keterlibatan murid

43.  Film pendek penunjang pembelajaran termasuk ke dalam jenis media …

a.       Audio Visual

b.       Audio visual bergerak

c.        Audio visual tidak bergerak

d.       Multimedia

44.  Salah satu kekurangan dari sumber belajar yang dirancang sendiri oleh guru, antara lain

a.       Sesuai dengan rencana pembelajaran

b.       Memungkinkan adanya personalisasi

c.        Membutuhkan energi dan waktu pembuatan

d.       Membutuhkan waktu untuk kurasi materi

45.  Manfaat pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran jarak jauh yang paling terlihat  adalah …

a.       Pembelajaran yang searah menjadi lebih interaktif

b.       Pembelajaran menggunakan aplikasi yang canggih

c.        Pembelajaran menjadi lebih kaya dengan aktivitas

46.  Dari asesmen diagnostik awal, Guru Rizqy mendapat data bahwa rata-rata muridnya memiliki gadget berupa hape dengan jangkauan jaringan internet yang cukup memadai di daerahnya. Setelah melihat kelebihan dan kekurangan dari berbagai aplikasi. Guru Rizqy memilih menggunakan whatsapp untuk pembelajaran jarak jauh. Fitur obrolan, voice note, pengiriman gambar, video dan dokumen juga cukup dikenal dan mudah digunakan. Pemilihan ini didasari pertimbangan …

a.       Tujuan pembelajaran

b.       Karakteristik siswa

c.        Keadaan lingkungan

d.       Potensi teknologi

47.    Manakah diantara pengalaman belajar berikut yang lebih efektif dan memberi informasi lebih banyak untuk peserta didik ….

a.    Melihat simulasi

b.    Meliha pameran

c.    Berparisipasi dalam workshop

d.    Melakukan simulasi

48.  Definisi dari media pembelajaran …

a.    Berbagai atau semua sumber yang dapat digunakan peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi

b.    Alat fisik yang digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran

c.    Sesuatu yang bisa digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan dan kemampuan peserta didik dalam belajar

d.    Suatu cara atau taktik dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di kelas

49.   Kelebihan merancang sumber belajar sendiri adalah ….

a.   Sesuai dengan rencana pembelajaran, gaya mengajar guru, dan kebutuhan peserta didik

b.    Membutuhkan kreatifitas untuk merancang dan membuatnya

c.    Mudah ditemui dikehidupan nyata

d.    Tidak membutuhkan waktu lama dan energi untuk merancang dan membuat

50. Guru Tini akan mengajarkan pembelajaran matematika mengenai bangun ruang. Guru Tini menyiapkan sebuah kubus, kawat dan penggaris dengan ukuran – ukuran yang telah ditetapkan . Dari ilustrasi tersebut manakah yang termasuk media belajar ?

a.  Ibu Tini sebagai guru matematika

b.  Bangun ruang sebagai komptensi yang dipelajari

c.  Kubus dan kawat yang digunakan untuk menjelaskan materi pembelajaran

d.  Penggaris yang dipakai peserta didik untuk mengukur panjang kawat sebagai diagonal ruang kubus

 

Sumber  :    https://gurubelajar.kemdikbud.go.id

 

Jumat, 09 Oktober 2020

YANG TERABAIKAN MENDATANGKAN BERKAH SAAT PANDEMI COVID-19

YANG TERABAIKAN MENDATANGKAN BERKAH SAAT PANDEMI COVID -19

 By SRI WARDHANIH, S.Pd.M.Pd. 
 sriwardhanih@gmail.com 
 https://swardhanih.blogspot.com 
 SMP NEGERI 28 TANGERANG BANTEN


Pandemi Covid – 19 telah mewabah sejak Desember 2019 merubah tatanan kehidupan sosial masyarakat, bukan hanya di Indonesia tetapi diseluruh penjuru dunia, keganasan virus yang menyerang bagian pernafasan banyak menelan korban jiwa, sampai seluruh penjuru dunia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) untuk mencegah penularan dan memutus mata rantai covid – 19. Himbauan, anjuran bahkan aturan bagaimana harus bersikap di masa pandemi Covid – 19, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ), anjuran bahkan sangsi pelanggaran bagi yang tidak memakai masker, anjuran berolah raga serta disiplin diri untuk belajar dari rumah dan bekerja dari rumah. Terkait pandemi Covid -19 dalam dunia pendidikan, berdasarkan Surat Keputusan Bersama ( SKB ) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang aturan masa darurat pandemi Covid-19, guna memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid – 19 aturan Belajar Dari Rumah ( BDR ) sejak bulan Maret 2020 , pembelajaran tidak dilakukan tatap muka dikelas bagi wilayah yang ber zona merah ataupun oranye, semua dilakukan dari rumah, kondisi ini sudah kita jalani lebih dari tujuh bulan, dalam kondisi seperti ini bila hanya selalu berkeluh kesah, marah atau protes, tidak akan merubah keadaan dan hanya menambah beban, yang terbaik dilakukan coba berusaha nyaman ditengah ketidaknyamanan. 

Seperti yang sering orang bijak katakan dibalik musibah selalu ada hikmah, coba perhatikan hikmah apa yang ada dengan diberlakukannya bekerja dari rumah karena merebaknya wabah pandemi Covid – 19, yang selama ini terabaikan ternyata dimasa pandemi ini menjadi berkah antara lain : 

1. Berkah untuk orang tua dan siswa Yang selama ini terabaikan tetapi membawa keberkahan selama wabah Covid -19 antara lain : 

a. Dengan berkumpulnya keluarga dan melakukan semua kegiatan bersama menambah keharmonisan dan keakraban antar anggota keluarga. 
b. Orang tua semakin tahu tumbuh kembang anak bahkan dengan bersama – sama membimbing anak belajar dirumah, orang tua semakin tahu bagaimana perkembangan kompetensi anaknya dalam  pembelajaran. 
c. Semakin terjalin komunikasi orang tua dan anak yang tentunya apa yang di inginkan orang tua atau anak, akan didiskusikan saat kumpul bersama hingga terjadi kesepakatan yang harmonis. 
d. Orang tua semakin mawas diri dan menyadari betapa sulit mendidik, membimbing membantu tugas anak dalam pembelajaran. 

 2. Berkah untuk guru Yang selama ini terabaikan, mendapat keberkahan karena pandemi Covid – 19 antara lain : 

a. Guru semakin rajin berinovasi dalam kegiatan pembelajaran, terutama untuk dapat menyajikan pembelajaran jarak jauh yang menyenangkan. 
b. Guru semakin kreatif menyajikan pembelajaran untuk kecakapan hidup siswa, menekankan kepada siswa untuk nyaman ditengah ketidaknyamanan. 
c. Guru semakin terus belajar, belajar dan belajar untuk tetap eksis dikegiatan pembelajaran jarak jauh, mengikuti berbagai diklat Online, webinar, seiring dengan tetap membimbing siswanya dalam pembelajaran. 
d. Terjalin kerjasama yang lebih intens antara orang tua, siswa dan guru untuk terpenuhinya kegiatan pembelajaran yang maksimal, bahkan jam kerja guru bukan lagi 8 jam akan tetapi mencapai 24 jam perhari. 
e. Semakin banyak guru yang membuat video pembelajaran bahkan kini banyak guru yang menjadi Youtuber 
f. Semakin banyak guru yang membuat Blog untuk menyampaikan materi pembelajarannya juga menjadi Blogger 

3. Berkah untuk Aplikasi pembelajaran Online Yang selama ini terabaikan, mendapat keberkahan karena merebaknya wabah pandemi Covid – 19 adalah berbagai aplikasi pembelajaran online diantaranya:  
a. Rumah Belajar ( https://belajar.kemdikbud.go.id/ ) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia telah meluncurkan aplikasi belajar online gratis bernama Rumah Belajar. Belajar melalui aplikasi ini didukung dengan video, audio, gambar, hingga animasi interaktif, kegiatan belajar tidak akan membosankan, beragam fitur menarik, seperti Sumber Belajar, Laboratorium Maya, Kelas Maya, Peta Budaya, dan sebagainya. Yang sejak peluncurannya hanya sebagian orang yang menggunakan, kini hampir seluruh warga belajar se Indonesia menggunakan Aplikasi Rumah Belajar
b. seTara Daring ( https;//setara.kemdikbud.go.id/kesetaraan) seTARA daring adalah sebuah aplikasi Learning Management System (LMS) yang dirancang untuk pembelajaran jarak jauh, dengan tagline-nya 'Belajar Kapan Saja, Dimana Saja'. Sebagai Learning Management System (LMS), seTARA Daring menyediakan kelengkapan pembelajaran dari perancangan, pelaksanaan pembelajaran, sampai ke penilaian secara lengkap. Aplikasi pembelajaran daring terbaik ini dirancang oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Dengan platform online seTARA Daring, kegiatan kelas digital bagi para siswa dan guru dapat berjalan lebih mudah dan serba guna. Salah satu keunggulan aplikasi seTARA Daring yaitu telah terhubung dan terintegrasi dengan Sumber Belajar, sehingga guru dapat mengelola pembelajaran online dengan aman dan cepat.
c. Google Suite for Education Untuk memudahkan siswa dan guru serta dosen dan mahasiswa dalam proses belajar-mengajar, Google menghadirkan layanan belajar daring gratis bernama G Suite for Education. Salah satu fitur yang paling banyak digunakan adalah Google Classroom. Dengan fitur ini, para siswa, guru, dosen, dan mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah. Melalui G Suite for Education, para pengguna dapat terus belajar meski saat akses internet lambat atau tidak tersedia sekalipun
d. Ruang Guru Ruang guru merupakan salah satu bimbingan belajar online terlengkap di Indonesia yang telah hadir berbasis aplikasi. Aplikasi Ruangguru menyediakan beragam fitur bermanfaat untuk pembelajaran daring, antara lain: • Video Belajar Animasi memungkinkan menonton puluhan ribu video belajar animasi yang diajarkan oleh Master Teacher. Semua video dapat diunduh, bisa tonton berulang-ulang tanpa menggunakan kuota internet. • Latihan Soal dan Pembahasan Ada lebih dari ratusan ribu soal dan pembahasan dengan tingkat kesulitan berbeda-beda, termasuk Higher Order Thinking Skills (HOTS). Nantinya, hasil latihan akan langsung keluar disertai dengan pembahasan lengkap. • Rangkuman Modul Bimbel menyajikan rangkuman menarik dari setiap materi bimbel secara visual melalui infografis. • Social Learning Dengan aplikasi Ruangguru, setiap siswa bisa melakukan audio call untuk diskusi mengenai materi dengan para guru (Master Teacher).
Dan masih banyak Apliksi pembelajaran lain yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dimasa pandemi Covid-19. Ternyata dibalik pandemi Covid-19 yang menakutkan dan meresahkan masyarakat, berbagai aplikasi pembelajaran, kebermanfaatan pengetahuan dan teknologi yang dahulu terabaikan dan hampir terlupakan, kini dimanfaatkan dan bermanfaat, tatanan kehidupan sosial masyarakat, pola hidup sehat dan bersih serta disiplin tinggi menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat, lebih menghargai apapun yang sudah dilakukan dan apapun yang dilakukan benar – benar menjadi hikmah yang besar ditengah pandemi Covis-19. Semoga rasa syukur atas anugrah terindah yang Tuhan berikan berupa nikmat sehat, silaturrahmi dan kerjasama yang dilakukan menjadi berkah yang diridhoiNya. Aamiin.
PROFIL 
SRI WARDHANIH, S.Pd.M.Pd  

Sri Wardhanih, S.Pd. M.Pd, kelahiran Tangerang, 07 April 1969 adalah anak kedua dari sembilan bersaudara pasangan Hj. Wahyuni ( Alm ) dan H. Anwar ( Alm ), menikah dengan Agus Santosa, SH, memiliki tiga orang anak dengan satu orang cucu. Sejak lahir, sekolah dan bekerja di Kota Tangerang, dengan alamat di JL. Raden Fatah Rt.01/05 No. 64 A Kelurahan Sudimara Barat Ciledug Kota Tangerang Banten yang terkenal dengan SOEDBOEL. Pendidikan yang ditempuh dari tahun 1975 – 1981 di SDN Sudimara 3 Ciledug, tahun 1981- 1984 SMPN 1 Ciledug, tahun 1984- 1987 SMAN 63 Jakarta, tahun 1987 - 1989  D2 Matematika P4TK IKIP Muhammadiyyah Jakarta, tahun2003 - 2005 S1 Pendidikan Matematika STKIP Kusuma Negara Jakarta, tahun 2013 - 2015  S2 Pendidikan MIPA UNINDRA PGRI Jakarta, pengalaman mengajar dari tahun 1985 menjadi guru mengaji, tahun 1989 – 2019 menjadi guru Matematika di SMP PGRI 1 Karang Tengah, tahun 1989 – 1992 menjadi guru Matematika di SMP Muhammadiyyah Ciledug, tahun 1990 – 1998 menjadi guru Matematika di SMP Manggala Ciledug, tahun 2005 – 2015 menjadi guru Geografi di SMA PGRI 117 Tangerang, dan sejak tahun 2017 sampai sekarang menjadi guru Matematika di SMP Negeri 28 Tangerang dan motto hidup” apapun yang dikerjakan/dilakukan, kerjakan/lakukan dengan tekun, ikhlas, tuntas dan istiqamah demi mengharap ridho Allah SWT”

# PGRI
#KOGTIK
#EPSON
#KSGN